Beradasarkan sebuah penelitian mengenai kesehatan mulut dan gigi, bahwasanya kebanyakan dari anak-anak yang sering terjadi kareis gigi adalah anak laki-laki. Hal ini dikarenakan anak laki-laki memiliki pola aktivitas yang lebih tinggi dari pada perempuan, hal ini sejalan dengan anak laki-laki yang suka mengkonsumsi makanan kariogenik lebih tinggi, sehingga akan mempengaruhi metabolisme dalam pembentukan karies gigi dalam mulut anak tersebut.

Anak usia sekolah lebih senang untuk mengkonsumsi makanan kariogenik yang dapat menyebabkan karies gigi dibandingkan dengan makanan yang tidak menyebabkan karies gigi. Alasan tersebut dikarenakan makanan kariogenik lebih nikmat dimakan oleh siswa sekolah dasar tanpa tahu dampak yang diakibatkan oleh makanan apabila mengabaikan kebersihan gigi dan mulut. Mengkonsumsi makanan manis atau makanan kariogenik membuat pertumbuhan aktivitas bakteri Streptococus mutans dan Streptococus sobrinus, berkembang dalam mulut.

Permen dan coklat adalah jenis makanan kariogenik yang paling sering dikonsumsi oleh anak-anak (hampir dikonsumsi setiap hari). Permen dibuat dengan cara mendidihkan campuran gula dan air bersama dengan zat pewarna dan pemberi rasa sampai tercapai kadar air kira-kira. Disamping seringnya konsumsi permen, bentuknya yang lama melekat pada gigi menyebabkan permen bersifat sangat kariogenik.

Disarankan untuk orang tua yang memiliki anak umur sekolah dasar untuk mengajak dan mengajari putra putrinya menggosok gigi dua kali sehari, yaitu pagi setelah makan, dan malam sebelum tidur.

 

Penulis : Citra Denali, S.KM, M.Kes.

Sumber :

Harlina. (2011). Kesehatan Gigi dan Mulut. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Indah Z, dkk. (2013). Penyakit Gigi, Mulutdan THT. Yogyakarta: Nuha Medika.

Winarno. (2004). Kimia Pangan Dan Gizi. Jakarta: PT. Gramedia.

Copyright © 2017 RSU Queen Latifa All Rights Reserved.